News Flash - Nikel Dipangkas, Hilirisasi Terancam?
Ketua Umum FINI, Arif Perdana Kusuma, membahas dampak kebijakan pengaturan produksi bijih nikel terhadap hilirisasi, operasional smelter, dan investasi industri nikel nasional dalam program Industry 360 Nusantara TV.
27 Februari 2026, Arif Perdana Kusuma selaku Ketua Umum Forum Industri Nikel Indonesia (FINI) menghadiri talkshow ekonomi yang diselenggarakan oleh Nusantara TV melalui program Industry 360 bertajuk “Nikel Dipangkas, Hilirisasi Terancam?”. Diskusi ini menjadi sorotan dalam konteks kebijakan nikel terbaru 2026 serta dampak pembatasan produksi nikel terhadap masa depan hilirisasi nikel Indonesia.
Dalam forum tersebut, Arif Perdana Kusuma memaparkan perspektif pelaku industri nikel mengenai pengaturan produksi bijih nikel serta implikasinya terhadap keberlangsungan operasional smelter di dalam negeri. Ia menekankan bahwa kepastian pasokan bahan baku merupakan faktor krusial dalam menjaga tingkat utilisasi smelter, stabilitas investasi smelter nikel, serta kesinambungan rantai pasok industri nikel nasional.
Isu ini menjadi semakin relevan di tengah dinamika regulasi tambang nikel 2026. Upaya pemerintah dalam menata keseimbangan antara produksi hulu, kebutuhan industri pengolahan, dan pemurnian (smelter). Tanpa kepastian pasokan, risiko terhadap efisiensi produksi, kontrak jangka panjang, dan daya saing global dapat meningkat.
Baca juga: Regulasi Terbaru..



New Content!


News Flash
Kontak
Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut
Email:
Telepon:
sekretariat@finickel.org
+62 811-1185-8330
© 2025. All rights reserved.
Kirim pesan/Pertanyaan
