FINI Proyeksikan Investasi Hilirisasi Nikel Bertambah US$ 20 Miliar hingga Tahun 2028
Rabu, 03 Juni 2026 | Oleh: Arif Ferdianto | Editor: Tri Sulistiowati
Forum Industri Nikel Indonesia (FINI) memproyeksikan investasi pada sektor hilirisasi nikel masih akan menunjukkan tren pertumbuhan yang kuat dalam beberapa tahun mendatang. Berdasarkan catatan FINI, tambahan investasi baru di ekosistem hilirisasi nikel diperkirakan dapat mencapai sekitar US$20 miliar selama periode 2026–2028, seiring berlanjutnya pengembangan kapasitas dan ekspansi fasilitas pengolahan di dalam negeri.
Ketua FINI, Arif Perdana Kusumah, menyampaikan bahwa optimisme tersebut didukung oleh kinerja investasi hilirisasi yang terus meningkat. Pada tahun 2025, realisasi investasi sektor hilirisasi nasional mencapai sekitar Rp584 triliun, tumbuh 43% dibandingkan tahun sebelumnya. Dari total tersebut, komoditas nikel menjadi kontributor terbesar dengan nilai investasi sekitar Rp185 triliun.
Secara kumulatif, investasi pada sektor nikel sepanjang 2020–2025 telah mencapai sekitar Rp690 triliun atau setara US$44,6 miliar. Capaian tersebut mencerminkan tingginya kepercayaan investor terhadap prospek industri nikel Indonesia yang didukung oleh kebijakan hilirisasi dan pengembangan rantai nilai domestik.
Dengan masih adanya sejumlah proyek pengembangan dan peningkatan kapasitas yang tengah berjalan, FINI meyakini sektor nikel akan tetap menjadi salah satu motor utama investasi hilirisasi nasional sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok industri mineral global.
Sumber: Klik Disini



Seputar Industri
News Flash
Kontak
Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut
Email:
Telepon:
sekretariat@finickel.org
+62 811-1185-8330
© 2025. All rights reserved.
Kirim pesan/Pertanyaan
